Mirah Midadan Fahmid Tegaskan Ketahanan Pangan Sebagai Wujud Pengamalan Pancasila di Lombok Barat

Anggota DPD RI/Senator asal Nusa Tenggara Barat, Mirah Midadan Fahmid, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada masyarakat dan kelompok warga di Desa Kekait, Kec. Gunungsari, Kab. Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan tema Ketahanan Pangan sebagai Implementasi Nilai-Nilai Pancasila. Kegiatan ini diikuti oleh tokoh masyarakat, petani, pemuda, serta perwakilan kelompok perempuan yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi.

Dalam pemaparannya, Mirah menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian penting dari kedaulatan bangsa. Menurutnya, Pancasila mengajarkan tentang keadilan, kebersamaan, dan gotong royong, yang harus menjadi dasar dalam membangun sistem pangan nasional. “Ketahanan pangan bukan hanya soal stok beras, tetapi soal keadilan bagi petani, keterjangkauan bagi rakyat, dan keberlanjutan bagi generasi mendatang,” ujar Mirah.

Ia juga menyoroti masih banyaknya petani yang belum mendapatkan perhatian maksimal dari negara, baik dari sisi harga hasil panen, akses pupuk, maupun perlindungan lahan. Mirah menegaskan bahwa negara harus hadir secara nyata. “Kalau kita benar-benar mengamalkan Pancasila, maka tidak boleh ada petani yang merugi di tanahnya sendiri,” tegasnya.

Mirah mengajak masyarakat untuk kembali menanam, mengolah lahan produktif, dan tidak bergantung sepenuhnya pada pasokan luar daerah. Menurutnya, NTB memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan nasional apabila dikelola dengan baik dan berkelanjutan.

Salah satu peserta menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. “Kami jadi lebih paham bahwa pangan bukan hanya urusan dapur, tapi juga soal masa depan bangsa. Kehadiran Ibu Mirah memberi semangat baru bagi kami para petani,” ungkap seorang peserta.

Melalui kegiatan ini, Mirah berharap masyarakat semakin memahami bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, terutama dalam menjaga ketahanan pangan sebagai fondasi kedaulatan bangsa.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top