POLITITUDE – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Senator Mirah Midadan Fahmid menginisiasi Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan di Kabupaten Bima dan Kota Bima bekerja sama dengan Perum BULOG.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah potensi kenaikan harga menjelang Ramadan,” ujar Anggota Komite II DPD RI tersebut.
Gerakan Pangan Murah tersebut menyediakan berbagai komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, dan bahan pokok lainnya dengan harga yang disubsidi atau di bawah harga pasar.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada kestabilan harga kebutuhan pokok.
“Momentum menjelang Ramadan seringkali diiringi dengan peningkatan permintaan bahan pangan, yang berpotensi memicu kenaikan harga,” ujarnya.
Oleh karena itu, intervensi melalui Gerakan Pangan Murah menjadi langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah, dan sudah sepatutnya kita memastikan masyarakat dapat menyambutnya dengan tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga kebutuhan pokok,” tambahnya.
Kolaborasi dengan BULOG menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program ini. Sebagai lembaga yang memiliki mandat menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, BULOG berperan dalam memastikan ketersediaan stok yang memadai serta distribusi yang tepat sasaran.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Bima dan Kota Bima juga mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga dapat mengalokasikan anggaran rumah tangga untuk kebutuhan lainnya selama Ramadan.
“Kegiatan ini tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperjuangkan akses pangan yang adil dan merata,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya kebijakan pangan yang berpihak kepada rakyat, terutama di wilayah yang memiliki tantangan distribusi dan fluktuasi harga yang cukup tinggi.
Selain membantu masyarakat secara langsung, Gerakan Pangan Murah juga diharapkan dapat menekan potensi praktik penimbunan atau spekulasi harga menjelang hari besar keagamaan. Dengan ketersediaan pasokan yang cukup dan harga yang terkendali, stabilitas ekonomi daerah dapat tetap terjaga.
Menutup pernyataannya, Senator Mirah Midadan Fahmid mengajak seluruh elemen pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas harga pangan menjelang Ramadan. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh kolaborasi yang produktif dan terus dilanjutkan pada momentum-momentum penting lainnya.
“Semoga Gerakan Pangan Murah ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat Bima dan sekitarnya, serta menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama dalam menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata,” pungkasnya.***
