Kecam Maraknya Kekerasan Siswa terhadap Guru, dr. Hj. Erni Daryanti, M.Biomed Desak Pemerintah Segera Sahkan UU Perlindungan Guru

Sumber: Media DPD RI

POLITITUDE – Dunia pendidikan Indonesia kembali diguncang oleh aksi kekerasan yang memprihatinkan. Rentetan kasus perundungan dan penganiayaan terhadap tenaga pendidik yang berupaya menegakkan kedisiplinan kini mencapai titik kritis.

Menanggapi peristiwa tersebut, dr. Hj. Erni Daryanti, M.Biomed, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras terhadap tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum siswa tersebut. Menurutnya, tindakan main hakim sendiri di lingkungan sekolah adalah kemunduran moral yang tidak boleh ditoleransi.

​”Saya mengecam keras segala bentuk perundungan dan kekerasan fisik terhadap guru maupun tenaga kependidikan. Tindakan yang sangat tidak terpuji dan mencederai marwah pendidikan kita. Guru adalah orang tua siswa di sekolah; jika tindakan mendidik dibalas dengan kekerasan, maka hancurlah fondasi karakter bangsa kita,” tegas dr. Hj. Erni Daryanti, M.Biomed.



​Lebih lanjut, dr. Hj. Erni Daryanti menyoroti adanya kekosongan perlindungan hukum yang membuat guru seringkali berada di posisi lemah saat berhadapan dengan konflik di sekolah. Beliau mendorong pemerintah untuk segera merumuskan regulasi yang lebih taktis dan berpihak pada keselamatan pendidik.

​”Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan aturan yang ada saat ini karena faktanya kasus kekerasan terus berulang. Saya mendorong perlunya regulasi yang lebih spesifik dan kuat untuk mengatur perlindungan terhadap guru. Harus ada payung hukum yang menjamin bahwa guru tidak boleh dikriminalisasi atau diintimidasi saat menjalankan tugas pendisiplinan yang edukatif,” tambahnya.

Pendidikan yang berkualitas hanya bisa terwujud jika guru merasa aman dalam mendidik. Melalui pernyataan ini, dr. Hj. Erni Daryanti, M.Biomed bersama para pemangku kepentingan pendidikan mendesak DPR dan kementerian terkait untuk menjadikan Undang-Undang Perlindungan Guru sebagai prioritas legislasi demi masa depan generasi bangsa yang beradab.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top