POLITITUDE – Mataram, 24 Juli – Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Padel Indonesia Provinsi NTB, Mirah Midadan Fahmid, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan cabang olahraga padel sebagai nomor eksibisi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB.
“Kehadiran padel dalam ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus memperluas ekosistem olahraga prestasi di daerah,” ujar Mirah,
Pernyataan tersebut disampaikan Senator Mirah saat menghadiri pembukaan eksibisi padel Porprov NTB yang juga dihadiri Ketua KONI NTB, Mori Hanafi, jajaran Pengurus Padel Indonesia Provinsi NTB, atlet, pelatih, serta para pegiat olahraga.
Senator Mirah menegaskan bahwa Porprov bukan sekadar ajang kompetisi antardaerah, melainkan fondasi penting dalam mencetak atlet berprestasi yang kelak mampu mengharumkan nama NTB di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu, setiap cabang olahraga yang menunjukkan perkembangan positif perlu diberikan ruang untuk bertumbuh melalui sistem pembinaan yang berkelanjutan.
“Status eksibisi tidak boleh dipandang sebagai posisi yang lebih rendah. Justru, ini adalah momentum awal untuk menunjukkan bahwa padel memiliki organisasi yang kuat, atlet yang potensial, sistem kompetisi yang baik, serta dukungan masyarakat yang terus meningkat. Ini menjadi langkah penting menuju pengakuan sebagai cabang olahraga resmi pada Porprov mendatang,” ujar Senator Mirah.
Menurutnya, perkembangan padel dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang sangat menggembirakan. Olahraga ini semakin diminati di berbagai negara, termasuk Indonesia, karena menawarkan permainan yang dinamis, kompetitif, sekaligus dapat dimainkan oleh berbagai kelompok usia.
Di NTB sendiri, pertumbuhan komunitas padel dan meningkatnya jumlah masyarakat yang mulai mengenal olahraga tersebut menjadi indikator bahwa padel memiliki prospek besar untuk dikembangkan.
“Antusiasme masyarakat harus kita sambut dengan kebijakan pembinaan yang tepat. Jangan sampai perkembangan ini berhenti hanya sebagai tren sesaat. Kita harus membangun jalur pembinaan yang jelas mulai dari komunitas, klub, kompetisi, hingga pembinaan atlet berprestasi,” katanya.
Senator Mirah juga mengapresiasi komitmen Pengurus Padel Indonesia Provinsi NTB yang menjadikan eksibisi Porprov sebagai langkah awal membangun kalender kompetisi yang berkesinambungan.
Menurutnya, keberhasilan sebuah cabang olahraga tidak hanya diukur dari banyaknya peserta pertandingan, tetapi juga dari konsistensi dalam melakukan pembinaan, regenerasi atlet, dan peningkatan kualitas kompetisi.
Ia berharap melalui eksibisi tersebut dapat lahir bibit-bibit atlet potensial dari seluruh kabupaten dan kota di NTB yang nantinya mampu bersaing pada tingkat nasional.
Selain menjadi ajang mengukur kemampuan atlet, kompetisi juga menjadi ruang evaluasi untuk menyusun program pembinaan yang lebih terarah berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.
Kepada para atlet yang bertanding, Senator Mirah berpesan agar menjadikan setiap pertandingan sebagai sarana belajar sekaligus membangun karakter.
“Menang maupun kalah adalah bagian dari proses. Yang terpenting adalah menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, dan terus meningkatkan kemampuan. Kalian adalah generasi perintis yang sedang membuka jalan bagi masa depan padel NTB,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Senator Mirah menekankan bahwa kemajuan olahraga tidak dapat diwujudkan hanya oleh pengurus organisasi dan atlet semata. Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, KONI NTB, PB Padel Indonesia, dunia usaha, komunitas olahraga, serta masyarakat agar pembinaan olahraga dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Kolaborasi menjadi kunci. Ketika seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama, saya optimistis NTB tidak hanya mampu melahirkan atlet-atlet padel berprestasi, tetapi juga menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan dalam perkembangan olahraga padel di Indonesia,” tutup Senator Mirah.***
