POLITITUDE – Jakarta – Perempuan Indonesia terus menunjukkan kiprahnya dalam berbagai sektor strategis, termasuk dalam pembangunan nasional. Tak hanya sebagai pengambil keputusan, perempuan juga aktif mengawal isu masa depan yang berdampak pada masyarakat.
Salah satunya adalah Anggota DPD RI asal NTB, Mirah Midadan. Dalam program Sekar Agni Negeri detikcom, Mirah berbagi pandangan soal pentingnya menyiapkan transisi energi untuk mendukung target Net Zero Emission Indonesia 2060.
“Jadi Indonesia saat ini, as we all know, kita punya target Net Zero Emission 2060. Banyak hal yang harus dipersiapkan. Masa transisi itu krusial. Apakah kita berhasil atau tidak tergantung persiapan kita sekarang,” kata Mirah.
Mirah Midadan, yang juga peneliti ekonomi di INDEF, dikenal konsisten mengawal kebijakan berbasis data. Sebagai anggota Komisi VII DPR RI bidang energi, ia aktif mendorong kebijakan energi terbarukan dan transisi energi yang adil.
Dalam konteks transisi energi, Mirah menekankan pentingnya keadilan energi. Menurutnya, transisi energi harus memperhatikan dampak sosial-ekonomi masyarakat, terutama yang bergantung pada sektor energi fosil.
Mirah juga mendorong pemerintah daerah, khususnya NTB, menyiapkan peta jalan transisi energi daerah. Ia menilai NTB punya potensi besar energi terbarukan seperti surya dan bayu yang bisa dimanfaatkan optimal.
Menurut Mirah, target 2060 itu dekat dan butuh aksi nyata sekarang. “Jangan tunggu 2050 baru bergerak. Transisi energi itu proses panjang. Kalau kita mulai sekarang, 2060 itu achievable,” tegasnya.
Program Sekar Agni Negeri detikcom memang fokus mengangkat kiprah perempuan inspiratif di berbagai bidang. Tujuannya menginspirasi lebih banyak perempuan terlibat aktif membangun Indonesia berkelanjutan.***
