POLITITUDE – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, Senator Mirah Midadan Fahmid meminta seluruh pihak terkait untuk memaksimalkan pengawasan terhadap lalu lintas dan kesehatan hewan ternak yang akan diperjualbelikan maupun disembelih di berbagai daerah.
“Pengawasan yang ketat sangat penting guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, layak konsumsi, serta terbebas dari penyakit menular yang dapat membahayakan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Senator Mirah, momentum Idul Adha selalu diiringi dengan meningkatnya mobilitas distribusi hewan ternak dari berbagai wilayah. Kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, dinas peternakan, aparat pengawasan pangan, hingga para pedagang hewan kurban agar tidak terjadi kelalaian dalam proses pemeriksaan kesehatan hewan.
Ia menilai pengawasan menjadi semakin penting karena kebutuhan hewan kurban nasional tahun ini diproyeksikan mencapai sekitar 2.355.470 ekor. Meskipun ketersediaan nasional diperkirakan mencapai 3.246.790 ekor atau surplus sekitar 891.320 ekor, mobilisasi hewan dari daerah sentra produksi tetap perlu diawasi agar pasokan aman, harga terkendali, dan kesehatan hewan tetap terjamin.
“Idul Adha bukan hanya tentang pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat. Karena itu, pengawasan terhadap hewan ternak harus benar-benar dimaksimalkan mulai dari proses distribusi, pemeriksaan kesehatan, hingga penyembelihan,” ujar Senator Mirah dalam keterangannya, Sabtu (23/5).
Ia menegaskan bahwa pengawasan tersebut penting untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sebagai penyakit hewan menular strategis, serta penyakit zoonosis lainnya yang dapat berdampak terhadap kesehatan manusia dan stabilitas sektor peternakan nasional. Menurutnya, pemerintah tidak boleh lengah meskipun kondisi wabah saat ini relatif terkendali dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Senator Mirah juga meminta agar seluruh hewan kurban yang dijual di lapak-lapak musiman telah melalui pemeriksaan dokter hewan dan memiliki surat keterangan kesehatan hewan (SKKH). Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk melakukan inspeksi rutin terhadap lokasi penjualan hewan kurban guna memastikan standar kebersihan dan kelayakan tempat penampungan tetap terjaga.
“Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara menyeluruh. Hewan yang dijual kepada masyarakat wajib dipastikan sehat, cukup umur, tidak cacat, dan memenuhi syariat kurban. Ini penting agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat beribadah,” katanya.
Selain aspek kesehatan, Senator Mirah turut menyoroti pentingnya menjaga stabilitas harga hewan ternak menjelang Idul Adha. Ia berharap pemerintah dapat mengantisipasi praktik permainan harga maupun penimbunan yang berpotensi merugikan masyarakat dan peternak kecil.
Di sisi lain, Senator Mirah mengapresiasi para peternak lokal yang selama ini berupaya menjaga kualitas hewan ternaknya. Ia menilai sektor peternakan rakyat memiliki kontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan hewan kurban nasional dan perlu mendapat dukungan berkelanjutan dari pemerintah, baik melalui pendampingan kesehatan hewan, akses pakan, hingga bantuan distribusi.
Menurutnya, perhatian terhadap peternak lokal juga sangat relevan bagi NTB sebagai salah satu basis penting peternakan nasional. Berdasarkan data BPS, populasi sapi potong di NTB pada 2025 mencapai 1.340.130 ekor, sehingga penguatan pengawasan kesehatan hewan, distribusi, dan dukungan bagi peternak menjadi penting untuk menjaga peran NTB dalam pasokan ternak nasional.
“Peternak lokal harus menjadi perhatian bersama. Mereka adalah bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan dan pasokan hewan kurban di Indonesia. Pemerintah perlu hadir memberikan dukungan nyata agar kesejahteraan peternak juga meningkat,” ungkapnya.
Menutup keterangannya, Senator Mirah mengajak masyarakat untuk lebih teliti dalam membeli hewan kurban dan memastikan hewan yang dipilih berasal dari penjual terpercaya serta telah memiliki tanda pemeriksaan kesehatan resmi. Ia berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini dapat berjalan lancar, aman, sehat, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia.***
